Pantun Pendidikan Untuk Hiburan
Melihat Petruk memecah batu
Limbuk dan cangik memberi makan
Semua tekun mencari ilmu
Untuk tujuan di masa depan
Merasa takut digigit ular
Kancil sembunyi di pohon lontar
Jangan malas untuk belajar
Agar menjadi murid yang pintar
Berjalan jalan memakai kaos
Bergambar gajah menanam padi
Diajak teman untuk membolos
Biarkan dia bolos sendiri
Lihat bu lurah menanam tomat
Pak lurah memberi tanah yang coklat
Dengan pak guru selalu hormat
Dengan sang teman selalu dekat
Membuat Pantun Pendidikan
- Isi pantun
Semua inti atau isi dari pantun selalu terdapat pada kalimat baris yang nomor tiga dan empat. Tidak terkecuali dengan pantun pendidikan. Jadi buatlah kalimat tersebut yang juga berhubungan dengan dunia pendidikan. - Sampiran
Agar pantun pendidikan tersebut mampu memberi nuansa hiburan yang segar, buatlah kalimat yang ringan dan terkesan lucu atau komedi. Sehingga pembaca atau penikmat pantun akan tersenyum meski pantun tersebut berisi pelajaran yang cukup serius. - Penggunaan bahasa
Meski mengandung unsur hiburan namun ketika membuat pantun pendidikan tetap harus menggunakan kaidah atau aturan dan tata bahasa Indonesia yang benar. Jangan sampai terjadi hanya karena ingin menghibur orang (terutama kaum pelajar) kita melalaikan hal tersebut. - Sesuai dengan aturan
Demikian pula dengan aturan dari pembuatan pantun itu sendiri. Karena untuk membuat pantun memang ada beberapa aturan yang tidak bisa dilanggar begitu saja. Misalnya tentang jumlah suku kata, akhiran ucapan kata atau kalimat dan lain sebagainya. Sehingga pantun pendidikan tersebut tetap bisa dipandang sebagai karya yang punya nilai seni sastra yang tinggi.











